Bobby Nasution Turun Tangan! 50 Huntap Korban Bencana Tapteng Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran

Metro24 Dilihat

TAPANULI TENGAH – Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kabar gembira datang bagi para korban bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Menantu sekaligus menantu Presiden RI ke-7 Joko Widodo, Bobby Afif Nasution, turun langsung memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana berjalan sesuai rencana.

Dalam kunjungan kerjanya ke kawasan Asrama Haji, Tapanuli Tengah pada Minggu (1/3/2026), Bobby menargetkan minimal 50 unit rumah sudah dapat ditempati sebelum takbir Lebaran berkumandang.

“Saya minta Pak Bupati atau Wakil Bupati untuk bergerak cepat. Target kita sederhana tapi pasti: 50 unit harus selesai dan dihuni sebelum Lebaran. Jangan sampai warga kita masih bertahan di pengungsian saat hari kemenangan tiba,” tegas mantan Wali Kota Medan itu di hadapan jajaran pemerintah daerah dan kontraktor pelaksana.

Bukan APBN, Bukan APBD: Rumah Hibah dari Swasta

Yang menarik dari proyek pembangunan ini adalah sumber pendanaannya. Bobby mengungkapkan bahwa total 201 unit rumah yang dibangun di lokasi tersebut dengan 118 unit di antaranya berada di kawasan Asrama Haji tidak menggunakan anggaran negara sepeser pun.

BACA  PSMS Medan Kalah 0-2 dari Persekat Tegal, Eko Purdjianto Soroti Gol Kontroversial!

“Ini murni dari pihak swasta. Tidak pakai APBN, tidak pakai APBD. Mereka peduli dan membangunkan rumah untuk warga kita. Sekarang, giliran pemerintah daerah yang harus hadir,” ujar Bobby dengan nada tegas.

Baca Juga : Harapan Baru bagi Korban Bencana : Groundbreaking Hunian Tetap Resmi Dimulai di Sumatera Utara

Ia menyoroti masih lambatnya pembangunan infrastruktur pendukung yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota. Padahal, akses menuju kompleks hunian hanya berjarak sekitar 30 meter dari jalan utama.

Akses 30 Meter, Jangan Jadi Penghalang

Dalam peninjauannya, Bobby menemukan bahwa progres pembangunan rumah-rumah tersebut cukup menggembirakan. Namun, ia menyayangkan infrastruktur dasar seperti drainase dan jalan lingkungan yang belum tersentuh.

BACA  Gempur Tel Aviv! Iran Hujani Israel dengan Ratusan Rudal dan Drone, Timur Tengah Siap Meletus

“Ayo dong, para bupati dan wali kota. Uang kabupaten itu ada, kita sudah cek. Untuk membangun drainase dan jalan sepanjang 30 meter saja, masa sulit? Ini hanya butuh niat dan action nyata,” desaknya.

Bobby mengingatkan bahwa saat kunjungan sebelumnya di awal Ramadan, belum terlihat perubahan signifikan. Kini, ia meminta agar tidak ada lagi sekadar janji, melainkan bukti di lapangan.

Bertahap, Jangan Tunggu Semua Rampung

Salah satu poin penting yang ditekankan Bobby adalah metode serah terima rumah. Ia meminta agar unit-unit yang sudah selesai dibangun langsung diserahkan kepada warga, tanpa harus menunggu seluruh proyek rampung serentak.

“Logikanya sederhana: setiap hari warga menunggu di pengungsian adalah penderitaan. Begitu satu unit selesai, segera serahkan. Jangan ditahan-tahan. Target 50 sebelum Lebaran itu bertahap, begitu 5 unit selesai, langsung diisi. Begitu seterusnya,” paparnya.

BACA  Tarawih di Nagori Limag, Bupati Simalungun Serukan Perbaikan Diri

Harapan Baru di Hari yang Fitri

Dengan percepatan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap para korban bencana di Tapanuli Tengah dapat merayakan Idulfitri di tempat yang layak, dengan rasa aman dan nyaman.

Kehadiran Bobby di tengah proyek pembangunan ini menjadi simbol bahwa negara hadir bukan hanya melalui birokrasi, tetapi melalui aksi nyata dan kolaborasi dengan semua pihak.

“Ini momentum kita bersama. Pemerintah provinsi, kabupaten, kota, swasta, dan masyarakat, bergandeng tangan. Yang penting warga kita tidak terlunta-lunta. Ayo kita buktikan sebelum Lebaran, 50 unit sudah dihuni. Bisa, pasti bisa!” tutup Bobby optimistis. (Rel)