Gempur Tel Aviv! Iran Hujani Israel dengan Ratusan Rudal dan Drone, Timur Tengah Siap Meletus

Mancanegara7 Dilihat

TEHERAN – Dunia dikejutkan dengan pecahnya konflik terbuka di kawasan Timur Tengah. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan gelombang pertama serangan besar-besaran yang menghujani wilayah Israel dengan puluhan rudal balistik dan drone kamikaze, Minggu dini hari waktu setempat.

Langkah dramatis ini dikonfirmasi oleh media nasional Iran sebagai bentuk “pembalasan yang keras” atas serangan mematikan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel beberapa waktu lalu.

Seperti dikutip dari Reuters, seorang pejabat tinggi Iran yang enggan disebut namanya menyatakan bahwa operasi ini dirancang untuk “memberikan pelajaran yang menghancurkan” kepada Tel Aviv.

Ledakan Mengguncang Kota-kota Iran

Menjelang serangan balasan ini, situasi di Iran sendiri dilaporkan tegang. Saksi mata dan laporan lokal menyebutkan bahwa sejumlah ledakan besar terdengar di ibu kota Teheran dan beberapa kota lainnya.

BACA  Rekor Maut Bekasi City Diuji PSMS: Laga Panas Perebutan Gengsi di Patriot

Baca Juga : Breaking News: AS dan Israel Lancarkan Operasi Epic Fury ke Iran, Targetkan Pemimpin Tertinggi!

Belum jelas apakah ledakan tersebut merupakan bagian dari serangan pertahanan atau justru serangan pendahuluan, namun yang pasti, sirene udara telah membangunkan warga di tengah malam.

Respons AS: Trump Beri Peringatan Keras

Di seberang Atlantik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung bereaksi cepat. Dalam sebuah pernyataan mendadak di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa serangan balasan AS sudah berlangsung dan akan difokuskan untuk melumpuhkan kemampuan militer strategis Iran.

“AS tidak akan tinggal diam. Kami akan menghancurkan industri rudal Iran dan memusnahkan angkatan laut mereka,” ujar Trump dengan nada mengancam seperti dikutip dari AFP.

Trump kembali mengulangi narasi “pembelaan diri” sebagai dalih di balik agresi militer AS-Israel. Ia menyebut rezim Ayatollah Ali Khamenei sebagai ancaman eksistensial yang telah berlangsung selama 47 tahun terakhir.

BACA  "Perang Dunia III di Ambang Pintu! Rusia Buka Suara soal Serangan AS ke Iran: Trump Munafik!"

“Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman nyata dari rezim Iran, sebuah kelompok kejam yang terdiri dari orang-orang yang sangat keras dan mengerikan,” tegas Trump dalam pidato video berdurasi delapan menit.

Ia menambahkan, selama 47 tahun, rezim Iran telah meneriakkan ‘Matilah Amerika’ dan melancarkan kampanye pertumpahan darah yang tak berkesudahan, menargetkan pasukan kita dan orang-orang tak berdosa di banyak negara.”

Analisis: Titik Balik Konflik Terselubung?

Serangan ini menandai eskalasi paling signifikan dalam sejarah konflik berkepanjangan antara Israel dan Iran.

Selama ini, kedua negara terlibat perang bayangan melalui proksi di Suriah, Irak, dan Yaman. Namun, serangan langsung ke wilayah teritori Israel ini mengubah aturan main.

BACA  Ribuan Huntara Korban Bencana Sumut Hampir Rampung! Pemprov Siapkan Bantuan Sewa Rumah

Para analis militer kini mencermati dua kemungkinan:

1. Pertahanan Berlapis Israel

Kubah Besi dan sistem pertahanan rudal canggih Israel (Arrow) akan diuji secara massal untuk pertama kalinya.

2. Keterlibatan AS

Dengan tegasnya pernyataan Trump, bukan tidak mungkin Amerika akan terlibat langsung dalam pertahanan Israel, yang berpotensi memicu perang regional dengan koalisi besar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel mengenai jumlah korban atau tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh hujan rudal tersebut.

Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari Netanyahu dan apakah “Pedang Damocles” perang total akan benar-benar jatuh di kawasan tersebut.

Pantau terus update terbaru seputar konflik Timur Tengah hanya di portal berita Anda. (FD)